Ketika menjalani program hamil atau merencanakan keturunan, banyak pasangan mulai lebih memperhatikan pola hidup sehat, termasuk obat-obatan yang dikonsumsi. Salah satunya adalah penggunaan antibiotik.
Lalu, apakah konsumsi antibiotik dapat mempengaruhi kesuburan, baik pada pria maupun wanita? Ini penting dibahas karena beberapa jenis obat memang diketahui dapat memengaruhi fungsi reproduksi, sementara sebagian lainnya aman digunakan sesuai anjuran dokter.Hal yang Perlu DiperhatikanBerikut pembahasan mengenai apakah antibiotik bisa mempengaruhi kesuburan dan bagaimana dampaknya:Tidak Semua Antibiotik Memengaruhi KesuburanSebagian besar antibiotik yang diresepkan dokter relatif aman dan tidak menimbulkan gangguan pada kesuburan, asalkan dikonsumsi sesuai dosis dan aturan pakai.Beberapa Jenis Antibiotik Bisa Memengaruhi SpermaPada pria, antibiotik tertentu seperti nitrofurantoin atau erythromycin dilaporkan dapat menurunkan kualitas sperma, baik dari segi jumlah, motilitas (pergerakan), maupun bentuk sperma. Namun, efek ini biasanya bersifat sementara.Baca juga : Fakta Kesuburan Saat di Usia 30: Apakah Masih Bisa Hamil?Pengaruh Terhadap Siklus Menstruasi WanitaSecara umum antibiotik tidak langsung memengaruhi kesuburan wanita, tetapi beberapa jenis obat bisa menyebabkan perubahan hormonal ringan atau gangguan siklus haid pada sebagian kecil kasus, sehingga bisa berdampak pada waktu ovulasi.Efek Samping Tidak LangsungAntibiotik dapat menimbulkan efek samping seperti diare, mual atau infeksi jamur setelah pemakaian, yang bisa mengganggu kenyamanan dan menurunkan frekuensi hubungan intim, sehingga secara tidak langsung memengaruhi peluang hamil.Kondisi Kesehatan yang MendasariPerlu diingat, alasan utama seseorang mengonsumsi antibiotik biasanya karena adanya infeksi. Infeksi itu sendiri bisa berdampak pada kesuburan, misalnya infeksi saluran reproduksi pada pria atau wanita yang berpotensi mengganggu kualitas sperma, tuba falopi atau rahim.Efek Umumnya Bersifat SementaraJika memang ada pengaruh terhadap kesuburan, efek antibiotik biasanya hanya berlangsung selama masa pengobatan dan akan pulih kembali setelah konsumsi dihentikan.Frequently Asked QuestionsApakah semua antibiotik memengaruhi kesuburan?Sebagian besar antibiotik aman digunakan dan tidak mengganggu kesuburan bila sesuai anjuran dokter.
Apakah antibiotik bisa menurunkan kualitas sperma?Beberapa jenis antibiotik tertentu dapat memengaruhi jumlah, pergerakan dan bentuk sperma, tetapi efeknya biasanya sementara.
Apakah wanita yang minum antibiotik bisa terganggu kesuburannya?Secara umum tidak, namun pada sebagian kecil kasus bisa memengaruhi siklus menstruasi atau ovulasi.
Apakah efek antibiotik pada kesuburan bersifat permanen?Efeknya umumnya hanya berlangsung selama masa pengobatan dan akan kembali normal setelah obat dihentikan.